Sebelumnya, saya tekankan bahwa disini saya asumsikan Anda sudah menguasai dasar PHP, terutama konsep class. Mengapa class? Karena CI pada dasarnya adalah berorientasi objek, jadi, kita nantinya akan sering membuat class-class PHP dalam prosesnya. Jika Anda merasa belum menguasainya, silakan baca buku atau cari referensi di internet.
OK, kita mulai.
Kita akan mulai mini tutorial ini dari pembahasan Controller dan View. Dua komponen ini adalah minimal kita buat ketika membuat aplikasi dengan CI. Controller merupakan kumpulan function yang terangkum dalam suatu class. Bagaimana dengan View? View adalah file yang umumnya berisi HTML dan (sedikit) PHP script yang nantinya akan ditampilkan di browser. Secara mudah, prosesnya adalah Controller melakukan Query ke database, kemudian dia juga mem-parsing-kan data hasil query tersebut ke View. Nah, di view, kita looping data tersebut untuk ditampilkan.
Secara umum, struktur file controller seperti berukut ini.
Controller di atas bernama Mycontroller (huruf pertama harus kapital) dan disimpan dalam folder system/application/controllers/ dengan nama mycontroller.php (huruf pertama tidak kapital). Disini yang perlu kita ingat bahwa nama controller menjadi nama file controller tersebut.
<?php Class Mycontroller extends Controller<br /> { function MyController() { parent::Controller(); } function index() { // some code } function other_function() { // some code } } ?>
Perhatikan, Mycontroller memiliki function index() dan other_function(). Dalam sistem URL CI (default), controller akan menjadi segmen pertama dari url kita, dan function menjadi yang kedua. Jadi, jika kita ingin mengeksekusi controller mycontroller dan function index, maka kita tulis dalam url :
dengan asumsi root adalah nama root folder anda di webserver. Perlu diingat bahwa khusus function index (yang selalu ada dalam setiap controller) tidak perlu dituliskan (optional). Untuk fungsi kedua, kita tulis dalam url :
http://example.com/root/index.php/mycontroller/index
Seperti itulah dasar controller.
http://example.com/root/index.php/mycontroller/other_function
Kita dapat juga memberikan parameter ke controller, lewat url, mulai dari segment ke 3 dan seterusnya. Misalkan url kita :
berarti kita memberikan parameter 3 dan 1 sebagai nilai yang akan diolah di controller (Kita akan membahas ini lebih dalam di episode mendatang).
http://example.com/root/index.php/mycontroller/other_function/3/1
{ to be continued }